Cerita Kapal Terbang: Fantasi dan Realiti dalam Dunia Penerbangan

#15MENIT - FILM TERBARU, SEKALIGUS PAMUNGKAS DARI MAESTRO ANIMASI DARI JEPANG, HAYAO MIYAZAKI RILIS DALAM BENTUK DVD PADA SABTU (21/6) PEKAN LALU. APAKAH INI JADI KARYA YANG HUSNUL KHOTIMAH BAGINYA? JIKA #15MENIT DARI FILM INI BISA MEREPRESENTASIKAN KESELURUHAN FILM, KAMI PIKIR MALAIKAT JUGA TAK SABAR BIKIN LAYAR TANCAP DI SURGA.

Karena Miyazaki tak pernah absen untuk memberi kebahagiaan. Dalam #15MENIT ‘The Wind Rises’, ia menegaskan hal tersebut. Diawali dengan scene mengagumkan dalam mimpi tokoh Jiro Horikoshi muda. Ketika langit hitam kelam menjadi warna fantasi dalam bunga tidurnya. Ia bertemu Giovanni Batista Caproni, insinyur aeronautical yang menjadi idola masa kecilnya.

THEKapal Terbang Fantasi Dan Realiti Dalam Dunia Penerbangan title=THE MODERNTRAMP: 'THE WIND RISES' style=width:100%;text-align:center; onerror=this.onerror=null;this.src='https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRu8Ze-ISSW7ES6JRt6QMPkIKMRq5qVmqe-6hdCd9ozhYTGYFmOLNSI-VPF2r_E1nFIhSM&usqp=CAU'; />

“So you think we’re sharing the same dream? tanya Caproni pada Jiro (09:00). Saya senyum-senyum sendiri di bagian ini. Mimpi terindah adalah membayangkan orang lain juga memimpikan kita. Saya tak tahu apakah kelak Jiro akan bertemu Caproni, tapi yang jelas mimpi ini adalah modal utama baginya untuk meraih cita-citanya, menjadi seperti Caproni.

Bila Kamu Bisa Tinggal Di Dalam Dunia Fantasi Novel, Di Novel Manakah Kamu Akan Tinggal?

“Airplanes are beautiful dreams. Engineers turn dreams into reality, ” ujar Caproni pada Jiro muda (12:07). Ini sangat menjawab pertanyaan saya mengapa Miyazaki yang dikenal sebagai pakar fantasi, mengakhiri karirnya dengan membuat sebuah film biografi. Karena pada periode itu, terbang (atau menerbangkan orang lain) bukanlah hal yang mudah, bahkan untuk semata dikhayalkan. Saat itu terbang, bisa jadi fantasi terbesar.

Setelah adegan itu, saya tak membayangkan film berdurasi 126 menit ini akan membosankan. Awalnya terlintas demikian karena buat apa kita menonton film tentang sejarah yang kita tak (merasa perlu) tahu. Tapi separuh dari #15MENIT pertama di ‘The Wind Rises’ adalah fantasi dalam mimpi Jiro mengusir pikiran buruk itu. Siapa bisa bosan dengan fantasi yang dikonstruksi Miyazaki?

Namun yang membuat Miyazaki ternama bukan sekadar karena piawai membangun mimpi, tapi juga membuat cerita di lapis atas sadar karakternya dengan kuat. Saya pikir #15MENIT pertama di film ini akan berakhir ketika Jiro bangun dari tidurnya (13:05). Namun, dua menit setelahnya tampak menjadi pembuka bab penting dalam film ini. Pertemuan kali pertama Jiro dengan Naoko Satomi di atas kereta.

Pesawat Hypersonik

Adegan yang manis saat Naoko menangkap topi bundar Jiro yang tertiup angin. Hampir saja ia jatuh dari kereta. Jiro berganti gerbong untuk mengucapkan terima kasih. Ia mengucapkan sesuatu dalam bahasa Prancis, “Le vent se leve.” Sebuah puisi ‘Le Cimetiere Marin’ dari Paul Valery , “Il faut tenter de vivre, ” ujar Jiro membalas. Keduanya tersenyum

Jiro kembali duduk dan membaca buku, sementara Naomi kembali masuk ke gerbong keretanya. Ia mengulang puisi tadi dalam hening di tengah perjalanan kereta yang bingar. “The wind is rising! We must try to live.” (15:00)

Dan saya akan duduk anteng selama hampir dua jam ke depan karena #15MENIT pertama yang kuat dari film ini. Paling tidak ada tiga alasan. Pertama, menunggu keajaiban sinema lain yang bakal terserak dalam durasi film ini. Kedua, mengulik sejarah tentang Jiro Hiroshiko, yang nantinya dikenal sebagai pembuat kapal perang Jepang di Perang Dunia II. Ketiga, menikmati romantismenya dengan Naoko yang begitu manis di awal film, semoga gulanya tak cepat habis. Semoga bisa segera menulis ulasan panjang mengenai film ini usai film ini habis dilahap. Saya takut saja, terhisap dalam fantasi karya terakhir Hayao Miyazaki dan memilih untuk terus bermimpi.

Apa Rekomendasi Anime Genre Romans Fantasi Atau Fantasi Komedi Terbaik?

UPDATE: Setelah membaca beberapa artikel, baru tahu kalau 'Ghibli', studio animasi yang didirikan Miyazaki terinspirasi dari pesawat terbang Caproni Ca.09 dengan julukan 'Ghibli'. Kata ini berasal dari Timur Tengah yang punya arti kurang lebih 'Badai dari Tenggara'. It's one of my most favourite airplanes, kata Miyazaki.

Lepaskan

Ditulis Mohammad Andi Perdana (@btork) untuk The Moderntramp. ‘#15MENIT’ adalah tulisan pendek dalam rubrik Seninema: Rubrik ini mencoba untuk menilai sebuah film lebih dari sekadar figur, sampul dan judul. Karena 15 belas menit pertama dalam sinema adalah durasi yang tepat untuk memberi kesan pertama. Pilihannya: lanjut menonton dan siap-siap terpukau; mempercepat banyak adegan film untuk mengetahui bagaimana ceritanya berakhir; atau segera mengakhiri dan melakukan hal lain yang lebih bermanfaat. Tabik.Untuk entri kali ini, khas aku tulis buat penyedia perkhidmatan penerbangan terbaru yang beroperasi di Malaysia, Malindo Air. Cerita benar, berdasarkan pengalaman aku sendiri menjadi penumpang Malindo Air.

Pada 5-7 April lepas, aku bersama dua orang sahabat daripada Kelab Smar Camp UTM, telah terbang ke Kota Kinabalu dengan menggunakan perkhidmatan Malindo Air. Ya, aku sangat teruja untuk menaikinya memandangkan perkhidmatannya di Malaysia sangat baru.

Pengertian Cerita Fantasi Dan Contohnya

Setiap penyedia perkhdmatan, sudah tentu mempunyai identiti tesendiri. Begitu juga Malindo Air ini. Pramugari mereka berpakaian kebaya belah kot!!!! Untuk pramugara, tidak kelihatan. Mungkin laluan lain.

Untuk trip kali ini, apa yang boleh aku katakan, pramugari mereka sangat ramah. Dan yang bestnya, siap bersembang ringkas dengan aku (maklum la, aku duduk seat belakang sekali...). Dan masa pulang ke Kuala Lumpur, pramugarinya siap tegur eh..macam kenal jer... Oh, so sweet !!!

Read

Stop cerita pasal pramugari, kita tengok dari segi servis. Untuk pengetahuan anda semua, buat masa sekarang masih tiada lagi servis jualan makanan di dalam pesawat seperti AirAsia. Namun, sebagai mungkin kaedah promosi, mereka menyediakan refreshment ringan seperti gambar di atas.

Read Being The Vampire's Fledgling

Untuk mendapatkan info perjalanan, semuanya boleh didapati di skrin di sea penumpang. Sangat best dengan nilai tambahan yang diberikan walaupun Malindo Air ini menawarkan tambang murah.

Siap dengan masa dan jarak disertkan buat penumpang. Mana la tahu kan. Nak update dalam blog ke, nak ceritakan kepada orang kampung nanti ke :)

Bagi mengelakkan kebosanan buat penumpang, siap boleh tengok cerita lagi dalam flight ini. Walaupun senarai movies masih sedikit, namun usaha mereka menyediakan perkhidmatan terbaik kepada penumpang sangat memuaskan.

Pesawat

Mengapa Indonesia Tidak Pernah Sukses Produksi Pesawat Terbang?

Keterujaan aku semakin terserlah bilamana bukan sahaja filem dan TV Series sahaja disediakan, malahan ada juga game PC yang boleh dimain. Aiyooo...memang aku tak tidur la sepanjang 2 jam setengah perjalanan ke Kota Kinabalu tu.

Ha, itulah serba sedikit pengalaman aku bersama Malindo Air ini. Pertama kali menggunakan perkhidmatan mereka, aku rasakan sangat berbaloi-baloi dan sangat selesa.