Bagaimana strategi pembelajaran yang baik? Pertanyaan ini mungkin cukup sering ditanyakan oleh tenaga pengajar, mengingat pentingnya menerapkan strategi pembelajaran yang baik agar siswa dapat mencapai hasil belajar sesuai dengan yang diharapkan.
Oleh karena itu, artikel ini akan membahas tentang pengertian strategi pembelajaran, jenis-jenisnya, dan tips menerapkan strategi pembelajaran di kelas. Simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.
Teori Belajar? - Mengaplikasi Teori Pembelajaran Strategi Efektif Dalam Pengajaran title=Apakah Hubungan Strategi Belajar Dengan Teori Belajar? style=width:100%;text-align:center; onerror=this.onerror=null;this.src='https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRyXJL7bnHdVnD4YRs5J0G1cNbLsPBUm65o_qXL73y5JBIGbn4O1VscjQ1S70GIYJi6w18&usqp=CAU'; />
Mengutip Buku Ajar Strategi Pembelajaran karangan Akrim, dalam bidang pembelajaran, strategi pembelajaran didefinisikan sebagai perencanaan yang mengandung rangkaian kegiatan yang terbentuk dalam sebuah tindakan atau rangkaian kegiatan yang terencana agar dapat meraih tujuan pendidikan tertentu.
Contoh Soalan (teori Pembelajaran)
Dari definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran adalah serangkaian aktivitas yang terencana dalam penyampaian materi pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Strategi ini tidak hanya dijalankan oleh siswa saja, tapi juga guru sebagai tenaga pengajar.
Hal ini dilakukan agar tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien bisa tercapai. Selain itu, strategi pembelajaran juga tidak hanya sebatas serangkaian aktivitas yang terencana saja, tapi juga pengaturan materi yang akan disampaikan kepada siswa.
Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran di mana guru memiliki peranan yang dominan, sedangkan siswa cenderung menerima dan mengikuti apa yang disajikan oleh guru. Dalam strategi ini, proses penyampaian materi dilakukan oleh guru secara lisan kepada siswa agar dapat memahami dan menguasai materi pelajaran secara optimal.
Teori Piaget Dalam Pembelajaran Matematika
Oleh karena itu, penjelasan guru dalam strategi pembelajaran ekspositori ini harus jelas sehingga bisa dipahami oleh siswa dengan mudah. Penjelasan yang kurang jelas dapat membuat siswa kebingungan dan menghambat proses belajar mereka.
Dalam strategi pembelajaran ekspositori ini, guru dapat menggunakan buku teks, referensi atau pengalaman pribadi sebagai sumber informasinya. Media lain, seperti video pendidikan dan alat bantu visual (diagram, contoh fisik, gambar, dan peta) juga dapat digunakan untuk mendukung penjelasan materi agar lebih mudah dipahami peserta didik.
Berbeda dengan strategi pembelajaran ekspositori, dalam strategi pembelajaran inkuiri, siswa memiliki peranan yang lebih aktif dalam kegiatan belajar-mengajar. Hal ini sesuai dengan definisi strategi pembelajaran inkuiri itu sendiri, yaitu strategi pembelajaran yang memberikan ruang pada siswa untuk menemukan sendiri inti dari materi pelajaran.
Doc) Soal Latihan Strategi Belajar Dan Mengajar
Itu artinya, siswa tidak hanya menerima penjelasan saja dari guru, tapi juga berupaya untuk menemukan inti dari materi pelajaran secara mandiri. Adapun tujuan dari strategi pembelajaran ini adalah mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis, logis, dan kritis atau mengembangkan kemampuan intelektual sebagai bagian dari proses mental.
Oleh karena itu, dalam strategi pembelajaran inkuiri ini siswa tidak hanya dituntut agar dapat menguasai materi pelajaran saja, tapi juga dapat menggunakan potensi yang dimilikinya secara maksimal.
Sesuai dengan namanya, strategi ini berfokus pada proses penyelesaian masalah dengan menggunakan cara-cara ilmiah. Permasalahan ini bisa diambil dari buku teks, peristiwa di lingkungan sekitar, maupun peristiwa yang terjadi di masyarakat.
Desain Pembelajaran Model Dick And Carey
Strategi pembelajaran kooperatif adalah strategi pembelajaran yang menempatkan siswa dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 5 sampai 6 orang. Setiap kelompok akan mendapatkan tugas masing-masing dari guru untuk dikerjakan bersama-sama.
Apabila ada anggota kelompok yang tidak mengerti dengan tugas yang diberikan oleh guru, maka anggota kelompok yang lain bertugas untuk menjelaskannya, sebelum mengajukan bertanya kepada guru.
Adapun tujuan dari strategi pembelajaran kooperatif ini adalah menumbuhkan rasa tanggung jawab pada siswa, memberikan peluang yang sama kepada setiap siswa untuk sukses dalam belajar, dan mengembangkan keterampilan sosial siswa.
Makalah Sbm Strategi Pembelajaran Yang Efektif
Jenis strategi pembelajaran berikutnya adalah strategi pembelajaran afektif. Strategi ini menekankan pada pembentukan sikap yang positif kepada siswa dengan cara menghadapkan mereka pada situasi yang mengandung konflik atau situasi yang problematis.
Strategi pembelajaran afektif ini sangat cocok diterapkan untuk menguatkan karakter siswa, seperti tanggung jawab, kerjasama, disiplin, komitmen, percaya diri, jujur, menghargai pendapat orang lain, dan kemampuan mengendalikan diri.
Strategi pembelajaran kontekstual atau contextual teaching and learning (CTL) adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan siswa dalam menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan peristiwa atau permasalahan dalam kehidupan nyata. Dengan begitu, siswa dapat menerapkan materi yang mereka pelajari di sekolah ke dalam kehidupan sehari-hari.
Strategi Mengajar Efektif Di Era Merdeka Belajar
Strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir adalah strategi pembelajaran yang berfokus pada perkembangan kemampuan berpikir siswa melalui analisis fakta-fakta atau pengalaman siswa sebagai bahan untuk memecahkan masalah yang diajukan.
Dengan strategi pembelajaran ini, daya berpikir siswa akan lebih terlatih dalam menyelesaikan permasalahan yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya itu saja, strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir juga membantu siswa agar lebih siap dalam menghadapi setiap permasalahan yang diajukan oleh guru.

Guru menyampaikan pokok-pokok materi yang akan dipelajari dalam mata pelajaran Kimia, tepatnya materi mengenai Larutan Asam dan Basa, serta tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Setelah itu, guru menjelaskan materi dengan metode pembelajaran, seperti ceramah dan tanya jawab.
Pendekatan Pembelajaran Di Sekolah
Untuk memudahkan siswa dalam memahami materi, Bapak/Ibu guru bisa mendemonstrasikan cara membedakan larutan asam dan basa. Misalnya, dengan melakukan percobaan kecil menggunakan media berupa sabun mandi, detergen, dan pembersih lantai sebagai larutan basa, dan buah jeruk, larutan pencuci mata, serta minuman bersoda sebagai larutan asam.
Setelah menjelaskan dan mendemonstrasikan materi, Bapak/Ibu guru bisa memberikan soal latihan atau post test untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang sudah dijelaskan.
Strategi pembelajaran inkuiri menekankan pada proses mencari dan menemukan solusi dari suatu permasalahan. Untuk menerapkan strategi pembelajaran ini, Bapak/Ibu guru dapat memberikan gambaran besar masalah lingkungan yang sedang dialami, misalnya masalah limbah.
Pdf) Problematik Dalam Penerapan Beragam Strategi Pembelajaran Di Smkn 11 Kota Malang (problems On Applying Diverse Learning Strategies In Smkn 11 Of Malang City)
Setelah itu, mintalah siswa untuk mengidentifikasi jenis-jenis limbah yang ada, lalu pilih salah satu dari jenis-jenis limbah tersebut untuk dibahas lebih lanjut. Misalnya, siswa memilih limbah cair, maka mereka harus mengidentifikasi penyebab munculnya limbah cair, dampaknya terhadap lingkungan, dan cara mengatasinya.
Sekilas, strategi pembelajaran berbasis masalah ini mirip dengan strategi pembelajaran inkuiri. Bedanya, pada strategi pembelajaran ini dalam proses penyelesaian masalah dilakukan langkah-langkah ilmiah. Berikut contohnya.
Pertama, Bapak/Ibu guru harus memberikan landasan teorinya terlebih dahulu. Misalnya, mengenai virus Corona, maka jelaskan terlebih dahulu mengenai apa itu virus, bagaimana cara berkembang biaknya, dan informasi lainnya.
Strategi Membaca Intensif Dalam Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kecakapan Literasi
Setelah itu, paparkan permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat akibat virus tersebut. Agar siswa lebih mudah dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, Bapak/Ibu guru bisa membagi mereka ke dalam kelompok-kelompok kecil.
Kemudian, mintalah siswa untuk membuat hipotesis dan pembahasan yang dilengkapi dengan data dan literatur untuk mendukung pendapat mereka. Setelah itu, ditutup dengan kesimpulan serta solusi untuk permasalahan tersebut yang bisa mereka paparkan lewat presentasi di depan kelas.

Setiap kelompok akan mendapatkan satu sub materi untuk didiskusikan dengan anggota kelompoknya. Setelah diskusi, setiap perwakilan kelompok akan menyampaikan hasil diskusinya di depan kelas dan kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya.
Doc) Konsep Dasar Strategi Pembelajaran Dan Teori Belajar Dalam Pembelajaran
Untuk menerapkan strategi pembelajaran afektif, Bapak/Ibu guru bisa mengadakan sesi presentasi di depan kelas yang diakhiri dengan sesi tanya jawab. Dari kegiatan ini, Bapak/Ibu guru bisa menilai cara siswa saat bertutur kata dan menghadapi konflik bila terjadi perbedaan pendapat.
Bapak/Ibu guru bisa memberikan studi kasus yang biasa ditemukan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian, mintalah siswa untuk mencari solusi dari studi kasus tersebut dari berbagai sumber, baik dari buku, jurnal, atau artikel.
Untuk menerapkan strategi pembelajaran ini, Bapak/Ibu guru bisa memberikan permasalah yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Lalu, mintalah siswa untuk menganalisis masalah tersebut, mulai dari penyebab, dampak, dan solusi yang bisa diberikan.
Pdf) Strategi Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Model Pembelajaran, Pendekatan Pembelajaran Dan Teori Belajar Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Teori Belajar Dan Pembelajaran Yang Diampu Oleh
Setiap strategi pembelajaran tentu memiliki tujuannya masing-masing. Maka dari itu, sebelum memutuskan memilih strategi pembelajaran yang akan digunakan, guru perlu mengetahui tujuan dari suatu pembelajaran.
Misalnya, mengembangkan kemampuan berpikir secara sistematis, logis, dan kritis siswa, maka strategi pembelajaran inkuiri adalah pilihan yang tepat. Sebaliknya, jika ingin menguatkan karakter siswa, bisa menerapkan strategi pembelajaran afektif.
Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Ada yang lebih mudah memahami pelajaran jika mendengarkan penjelasan guru, tapi ada pula siswa yang lebih mudah memahami pelajaran ketika belajar kelompok.
Pengertian Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik, Taktik Dan Model Pembelajaran
Selain gaya belajar siswa, perhatikan juga jumlah siswa yang hadir di kelas. Hal ini dikarenakan, ada beberapa strategi pembelajaran mungkin kurang efektif jika diterapkan dalam kelas dengan jumlah siswa yang banyak.
Alokasi waktu juga menjadi salah satu hal yang patut guru pertimbangkan saat menentukan strategi pembelajaran. Pasalnya, setiap mata pelajaran memiliki alokasi waktu masing-masing.

Selain bekerja, pandemi Covid-19 juga menghambat kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Alhasil, mau tak mau, kegiatan pembelajaran sekolah harus dilakukan dari jarak jauh atau secara online untuk mencegah penularan virus Corona.
Technological Pedagogical Content Knowledge (tpack)
Kabar baiknya, saat ini kita sudah memasuki era new normal. Ini artinya, kegiatan belajar-mengajar sudah bisa dilakukan secara tatap muka, tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Nah, di era new normal ini, guru mungkin perlu melakukan penyesuaian strategi pembelajaran, mengingat waktu yang digunakan untuk pembelajaran tatap muka cukup terbatas.
Sebagai solusinya, guru dapat menggabungkan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran online yang disebut dengan blended learning. Pembelajaran blended learning ini dapat memudahkan guru dan siswa untuk berbagi materi secara online sehingga dapat menghemat waktu dan lebih fleksibel.
Konsep Dasar Metode Flipped Classroom
Selain itu, strategi pembelajaran dengan menggunakan metode blended learning ini juga membuat kegiatan belajar-mengajar menjadi lebih menyenangkan, serta membuat siswa menjadi lebih mandiri dalam mengerjakan tugas-tugasnya di rumah.
Penggunaan strategi pembelajaran dalam kegiatan belajar-mengajar dapat ditentukan oleh guru. Namun, perlu diketahui bahwa salah satu tujuan dari penggunaan strategi pembelajaran adalah memudahkan guru dan siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Itu artinya, jika tidak menggunakan strategi pembelajaran, ada kemungkinan tujuan pembelajaran yang telah ditentukan sulit untuk dicapai. Selain itu, tanpa penggunaan strategi pembelajaran, dapat membuat siswa kesulitan dalam memahami pelajaran. Hal ini tentu dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.
Ptk, Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Strategi Kwl Siswa Kelas Iv Sdn 2 Tamiang Layang
Tak hanya itu saja, tanpa penggunaan strategi pembelajaran, kegiatan belajar-mengajar di kelas akan terasa monoton sehingga siswa merasa lebih cepat bosan dan tidak termotivasi. Lagi-lagi, hal ini dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.
Oleh karena itu, penting sekali menggunakan strategi pembelajaran dalam kegiatan belajar-mengajar. Namun, perhatikan pula jenis strategi yang digunakan dengan tujuan, waktu, dan kondisi siswa di kelas.Untuk meningkatkan kenyamanan Anda dalam menggunakan platform Guru Inovatif, kami mohon kesediaan Anda meluangkan waktu

Komentar